Setiap orang tentu mempunyai impian atau
cita-cita. Kalau boleh meminjam lirik lagu Nidji yang berbunyi “mimpi
adalah kunci untuk menaklukan dunia” maka haruslah kita mempunyai serta
mewujudkan mimpi tersebut. Semua tentu diawali dengan impian,
keinginan kita. Apa yang kita impikan, apa yang kita inginkan di masa
depan merupakan suatu jalan atau langkah awal kita untuk menggapai
cita-cita.
Tentu tak mudah menggapai cita cita
tersebut. Perlu perjuangan, penuh tantangan, serta perlu adanya
kedisiplinan diri. Perjuangan dan tantangan adalah hal di luar apa yang ada dalam diri kita. Kedisiplinan diri adalah cara
membuat diri kita disiplin atau sesuai aturan yang ada. Tak dapat
dipungkiri, untuk meraih sesuatu tentu kita harus berjalan sesuai
dengan jalur yang ada. Jika kita melenceng dari jalur tersebut maka
semakin jauh kita pada apa yang hendak kita raih. Dengan kedisiplinan
diri maka kita mampu terus berada pada jalur yang benar. Kedisiplinan
diri tersebut terkai dengan manajemen diri sendiri.
Tak hanya perusahaan atau organisasi saja. Diri kita ini
juga memerlukan menejemen untuk mengatur diri kita dalam berbagai
kegiatan di kehidupan kita ini. Dengan memanajemen diri, maka kita
tentu membiasakan hidup disiplin atau sesuatu dengan yang telah
ditentukan. Ditentukan oleh siapa?? Tentu oleh kita sendiri. Karena
hanya diri kitalah yang mampu memanage atau mengatur segala kebutuhan
diri kita. Tapi manajemen diri kita sendiri tentunya harus sesuai dengan nilai, norma dan hukum yang berlaku di lingkungan kita tinggal.
Manajemen dalam diri kita sama seperti
manajemen dalam berbagai perusahaan atau organisasi. Jika dalam
perusahaan atau organisasi manajemennya berupa perencanaan, pelaksanaan
serta pengevaluasian untuk sebuah tujuan, maka diri kita juga
memerlukan hal demikian. Contoh: dalam meraih impian ataupun cita-cita
kita harus melalui berbagai langkah ataupun tahapan. Karena di dunia
ini tidak ada yang instan. Di berbagai tahapan yang akan kita hadapi, maka kita perlu adanya strategi
ataupun perencanaan untuk melalui tahapan tersebut. Setelah kita
melakukan perencanaan apa saja yang akan kita lakukan, maka kita akan
lakukan ataupun mengaplikasikan apa yang telah kita rencanakan. Tanpa
perencanaan yang matang maka pelaksanaan dari perencanaan tersebut
tentu tidak mudah. Ingat, semua yang kita lalui untuk meraih cita-cita
pasti menemui hambatan. Setelah pelaksanaan, maka sebaiknya kita
mengevaluasi apakah pelaksanaan tersebut telah sesuai dengan
perencanaan yang telah tersusun sebelumnya. Hasil evaluasi diri ini
dapat berguna untuk melalui tahapan tahapan berikutnya untuk meraih
cita-cita. Dengan evaluasi maka kita tahu kekuranga apa yang kita
miliki. Dan kita harus berusaha meminimalisir kekurangan kita tersebut.
Jika manajemen diri tersebut berjalan dengan lancar, maka bukan hal yang
mustahil apa yang kita impikan, apa yang kita cita-citakan akan dapat
kita raih. Sama seperti perusahaan yang ingin mencapai ujuan berupa profit, diri kita juga yang ingin meraih cita-cita haruslah memiliki manajemen diri sendiri. Agar semua kegiatan seta kebutuhan diri kita dapat terkontrol sepenuhnya dengan baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar