Senin, 01 Oktober 2012

Organisasi


 Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok sama satu sama lain, dan ada pula yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali. 
Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus. Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup. Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.
Mungkin sebagian orang berpikir bahwa organisasi adalah sesuatu yang berdiri atas nama golongan, partai, karir, dsb, namun tidak semua demikian karena organisasi adalah sesuatu yang hampir tidak terlepas dalam kehidupan seseorang. Seseorang yang tinggal atau hidup dimanapun pasti akan mengenal dan terlibat pada suatu organisasi baik disadari maupun tidak disadari, contohnya seseorang yang tinggal di suatu komplek perumahan maka orang tersebut sudah berada dalam organisasi masyarakat sehingga dipilih salah satu dari masyarakat untuk menjadi ketua masyarakat (RT, RW, lurah, dsb). Sebagai orang yang tidak terpilih menjadi ketua bukan berarti dia tidak ikut dalam keorganisasian, ketika diadakan kegiatan kerja bakti maka setiap masyarakat akan bergotong royong untuk melaksanakan kegiatan tersebut demi kepentingan bersama dan tujuan yang sama. Beberapa struktur organisasi masyarakat juga terbentuk pastinya seperti pembentukan panitia dalam rangka memperingati hari tertentu biasanya kemerdekaan RI, sehingga dalam kepanitiaan juga sudah terbentuk organisasi. Pada beberapa kondisi kita tidak dapat memutlakan bahwa semua organisasi itu baik, tergantung tujuan organisasi itu sendiri. Sering kita lihat dari beberapa media tentang aksi brutal gank motor yang meresahkan orang-orang karena takut akan kehadirannya meski demikian gank motor ini suda dapat kita sebut atau telah menjadi suatu organisasi namun dalam hal yang negatif, banyak organisasi-organisasi lainnya ayang serupa dengan gank motor ini seperti suatu organisasi dalam penyesatan agama, terorisme, dsb.
Setelah sedikit memaparkan tentang organisasi sekarang saya akan mencoba untuk menceritakan pengalaman saya dalam suatu organisasi yang saya ikuti pada saat Sekolah Menengah Atas. Setiap siswa-siswi yang tengah mengikuti pendidikan dalam suatu sekolah atau lembaga pendidikan lainnya juga telah menjadi anggota organisasi namun sebagian masih ada yang belum menyadarinya. Ketika kita berada di dalam sekolah sebagai siswa maka tanpa diberitahu secara khusus maka kita sudah pasti akan menghormati guru-guru yg ada dalam sekolah kita padahal hal ini tidak diajarkan secara khusus namun karena ilmu sosial yang telah tertanam pada diri kita sejak dini maka hal ini terjadi secara sendirinya dan inilah sebagian potongan dari organisasi yang pasti kita semua telah rasakan.
Nah sekarang saya coba lebih fokusnya pada organisasi ektrakulikuler paskibra yang ini inti yang ingin saya ceritakan, maaf ya sedikit bertele-tele. Awal saya mengikuti kegiatan ekstrakulikuler ini bukan merupakan suatu niat atau dengan sengaja melainkan hanya ingin menggantikan teman yang tidak bisa melaksanakan tugasnya untuk upacara kemerdekaan yang akan dilaksanakan sekitar satu bulan mendatang karena alasan pribadi. Salah satu dari teman saya yang lebih awal mengikuti mengajak saya untuk bergabung, meskipun awalnya merasa malas namun karena tidak hati dan jiwa nasionalisme maka saya paksakan niat saya untuk mengikuti dan sambutan hangat dari anggota lainnya saya dapatkan. Pada saat itu telah saya lihat dan rasakan suatu organisasi dalam ektrakulikuler ini dimana ada instruktur, ketua, wakil ketua, seketaris, bendahara, dan seksi-seksi lainnya. Mereka memiliki tugas masing-masing yang harus dilaksanakan demi kesejahteraan dan kelangsungan organisasi, bayangkan jika salah satu dari pengurus organisasi yang tidak melaksanakan tugasnya maka kemungkinan besar seluruh anggota organisasi akan merasakan dampaknya. Misal bendahara tidak membelikan suatu barang yang dibutuhkan untuk pelaksanaan organisasi dan uangnya hanya disimpan dengan alasan uang kas, maka sudah pasti anggota yang lain akan kesulitan atau merasa tidak nyaman saat berlangsungngnya kegiatan organisasi tersebut.
Hari pertama saya turun ke lapangan untuk latihan, dimulai dari dasar PBB, pasal-pasal paskibra, janji paskibra, dsb saya pelajari dan pahami demi mewujudkan cita-cita dari organisasi ini. Sehingga saya berkesimpulan bahwa setiap organisasi pasti mempunyai komitmen dan tanggung jawab yang harus dipenuhi baik tertulis maupun tidak tertulis karena tanpa ada komitmen dan tanggung jawab suatu organisasi maka memungkinkan terjadinya perpecahan dalam suatu organisasi itu sendiri karena anggota tidak akan merasa memiliki tujuan atau tugas inti dari masing-masing anggota bahkan akan menyebabkan kurangnya kedisiplinan dalam organisasi. Setiap anggota harus taat dan patuh pada peraturan dan undang-undang yang ada dalam organisasi, jika merasa tidak sesuai atau tidak suka dengan ketentuan yang berlaku sebaiknya keluar dari organisasi atau akan menjadi orang yang salah dalam organisasi.
Pada latihan berlangsung semua anggota mengikuti semua perintah dari instruktur dan semua anggota secara tertib dan disiplin melaksanakannya meski ada kalanya terjadi kesalahan dan jatuh hukuman pada yang melanggar aturan atau berbuat kesalahan yang fatal, tercermin jiwa mereka yang memiliki semangat yang tangguh dan gigih. Benar apa yang dikatakan Keith Davis bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya suatu keterlibatan mental dan perasaan, lebih dari semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah. Saya coba simpulkan menjadi anggota organisasi bukan hanya sekadar terdaftar dalam organisasi dan ikut berbagai kegiatan namun juga batin kita harus ikut dalam organisasi yang kita ikuti.
Tidak semua organisasi dapat berjalan secara efektif karena beberapa faktor penghalangnya. Misalnya pada saat ingin melaksanakan latihan paskibra turun hujan maka tidak mungkin kita melakukannya di dalam ruangan karena memang sekolah hanya memiliki aula yang luasnya tidak mencukupi untuk latihan paskibra dan juga banyaknya anggota. Sehingga ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar kegiatan keorganisasian ini dapat berjalan secara lancar dan efektif. Beberapa hal tersebut yaitu :

  •  Waktu dan tempat

  • Biaya

  • Persiapan dari masing-masing anggota

  • Komunikasi yang baik

  • Dll.

Organisasi selayaknya memberikan pengaruh atau dapat sedikit mengubah kehiduan masyarakat. Seperti dikampus Univ. Gunadarma terdapat UKM Fajrul Islam yang merupakan suatu organisasi berlatar belakang agama. UKM Fajrul Islam telah sering mengadakan kegiatan terbuka untuk seluruh mahasiswa Univ. Gunadarma yang bertujuan untuk pemahaman dan pengamalan agama Islam, sehingga bisa kita bayangkan jika mayoritas mahasiswa suatu kampus telah memahami dan dapat mengamalkan ajaran-ajaran agama pasti akan baik jadinya, tercipta suatu kedamaian dan kekeluargaan. Dan itulah sebaiknya organisasi yang dapat memberikan atau membawa perubahan positif pada lingkungan sekitar.
Memeberikan atau membawa perubahan adalah inti dari manfaat organisasi, masih ada beberapa manfaat organisasi yang harus bisa terwujud setidaknya bagi pihak organisasi itu sendiri, seperti penuntun dalam mencapai tujuan, pengenalan wawasan, pengalaman yang akan berguna dalam berkarir, dsb.
Banyak ilmu yang kita dapatkan dari organisasi dan tidak kita dapatkan dalam kelas bahkan salah seorang dari teman kuliah saya berpendapat bahwa ilmu tertinggi ada dalam organisasi karena di organisasi itu kita menapat banyak pelajaran-pelajaran hidup bukan hanya sekedar IPTEK yang kita dapatkan dari lembaga-lembaga pendidikan. Ilmu organisasi ini merupakan softskill yang harus kita miliki dan pahami serta terapkan dalam kehiduan sehari-hari. Banyak manfaat yang dapat kita ambil dalam organisasi apapun bidang organisasinya selama bukan organisasi yang negatif pasti akan mendapatkan efek yang positif pada individu anggota.
Jadi bisa kita katakan bahwa organisasi merupakan salah satu media pembelajaran diri kita seperti pembentukan kedisiplinan, meningkatkan jiwa sosial, belajar berempati, berpegang teguh pada komitmen, berusaha mengatur waktu, dan masih banyak lagi dampak yang akan dihasilkan pada individu anggota dari organisasi.
Sekian yang dapat saya sampaikan, tulisan di atas merupakan pengalaman pribadi dan sedikit pengetahuan yang saya miliki, jika menemukan kesalahan maka silahkan beritahu saya dengan berkomentar dibawah tulisan ini.

SALAM